Sejarah PT.TOKOPEDIA
PROFIL UMUM PT.TOKOPEDIA
A.Sejarah PT.TOKOPEDIA
Tokopedia merupakan pasar atau mall online terbesar yang berada di Indonesia yang menggunakan bisnis model marketplace dan mall online place. Yang memungkinkan individu maupun pemilik usaha di Indonesia untuk membuka dan mengelola toko online mereka secara mudah dan gratis, sekaligus memberikan pengalaman berbelanja online yang lebih aman dan nyaman. Tokopedia menjelaskan di situs mereka bahwa keuntungan bagi pembeli dengan pembayaran Uang Elektronik atau bisa di singkat menjadi UNIK, merupakan proses verifikasi pembayaran instan, yang memungkinkan penjual lebih cepat menerima order dan barang yang dijual bisa lebih cepat sampai ke pembeli. Sedangkan untuk penjual, keuntungan yang ditawarkan adalah perluasan pasar pada para pengguna UNIK yang ingin membeli berbagai macam produk yang ada di merchant Tokopedia. Pilihan pembayaran baru selain yang sudah ada ini akan memberikan transaksi online yang lebih cepat dan juga mudah.
William Tanuwijaya ia dikenal sebagai pendiri Tokopedia bersama Leontinus Alpha Edision. William Tanuwijaya lahir di Kota Pamatang Siantar, Sumatera Utara pada tanggal 18 November 1981. Ia bersekolah SMA di kampung halamannya tersebut, setelah lulus SMA ia kemudian memberanikan diri untuk berangkat ke ibukota yaitu Jakarta untuk kuliah. Ia diterima di Universitas Bina Nusantara (BINUS) Jakarta. Selama kuliah, ia rajin mencari pekerjaan sampingan untuk membiayai kuliahnya. Ketika masuk semester dua, ia kemudian bekerja di Warnet dari jam 9 malam hingga jam 9 pagi.
Setelah lulus dari kampusnya yaitu BINUS, ia kemudian bekerja di kantoran yang bergerak dibidang pengembangan software komputer. Namun lama kelamaan mulai terbesit ide dipikiran William Tanuwijaya untuk mendirikan perusahaan sendiri. Dimana mimpinya adalah mempunyai perusahaan internet sendiri. Kemudian pada tahun 2007, dari idenya ia kemudian mulai membangun Tokopedia. Ide William Tanuwijaya mengenai Tokopedia datang ketika ia menjadi moderator dalam forum online Kafegaul yang mempunyai fasilitas jual beli, hingga ia kemudian mulai terinpirasi dari hal tersebut untuk menciptakan startup baru yang kemudian ia namakan dengan Tokopedia.
Tokopedia.com juga resmi diluncurkan ke public pada 17 Agustus 2009 dibawah naungan PT. Tokopedia yang didirikan oleh William Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edison. PT. Tokopedia mendapatkan seed fundig (pendanaan awal) dari PT Indonusa Dwitama pada tahun 2009. berikutnya, Tokopedia kembali mendapatkan suntikan dana dari pemodal ventura global seperti East Ventures (2010), Cyber Agent Ventures (2011), Netprice (2012) dan Soft Bank Ventures (2013). Selanjutnya pada Oktober 2014, Tokopedia berhasil mencetak sejarah sebagai perusahaan teknologi pertama di Asia Tenggara, yang menerima investasi sebesar USD 100 juta atau sekitar RP. 1,2 triliun dari Squoia Capital dan Softbank Internet dan Media Inc (SIMI). Dan terakhir pada bulan April, Tokopedia kembali dikabarkan mendapatkan investasi sebesar USD 147 juta atau sekitar RP 1,9 triliun.
B. Visi
Tokopedia memiliki visi untuk “Membangun Indonesia yang lebih baik lewat internet”,, Tokopedia mempunyai program untuk mendukung para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan perorangan untuk mengembangkan usaha mereka dengan memasarkan produk secara online. (wawancara dengan Ermaya selaku perencana media offline tanggal 8 Mei 2017)
C. Jenis E-Commerce Tokopedia
Tokopedia sendiri menggunakan jenis E-Commerce B2C, merupakan jenis bisnis yang dilakukan antara pelaku bisnis dengan konsumen, seperti antara produsen yang menjual dan menawarkan produknya ke konsumen umum secara online. Disini pihak produsen akan melakukan bisnis dengan menjual dan memasarkan produknya ke konsumen tanpa adanya feedback dari konsumen untuk melakukan bisnis kembali kepada pihak produsen, yang artinya produsen hanya menjual atau memasarkan produk ataupun jasanya dan pihak konsumen hanya sebagai pemakai atau pembeli.
D. Logo
Tokopedia memiliki konsep logo yang itu menggunakan shooping bag yang diartikan sebagai one stop solution shooping, lalu gambar burung hantu di artikan sebagai tokpedia ingin terlihat disegala arah yang dimaksud agar menjadi marketplace yang tidak memihak siapapun dan bisa secara adil dari segala aspek.
E.Kelebihan dan Kekurangan Tokopedia
· Kelebihan Tokopedia
a) Kelebihan pertama yang dimiliki Tokopedia adalah penampilannya yang ringan dan segar.
b) Selain itu, situs ini juga bersifat gratis dan tidak berbayar.
c) Loading site terhitung ringan, khususnya pada halaman-halaman toko dan produk.
d) Bagian daftar produk sangat jelas, kategori yang bervariasi, serta adanya fitur harga grosir.
e) Adanya fitur pre-order untuk produk yang harus di import, karena proses ini biasanya akan memakan waktu yang lebih lama.
f) Adanya fitur estimasi total yang harus dibayar buyer, seperti total harga produk (berlaku kelipatan) dan estimasi ongkos kirim hingga jasa ekspedisi yang tersedia.
g) Transfer dana yang relatif cepat dengan rata-rata 2 hingga 3 jam, dan maksimum mencapai waktu 4 jam untuk transfer ke bank-bank besar.
h) Waktu proses pesanan memiliki waktu yang lebih leluasa, yakni berkisar 5 hingga 7 hari semenjak invoice masuk.
i) Keamanan cukup baik karena adanya penggunaan kode OTP.
j) Memiliki blog yang berisikan beragam tips dan juga informasi yang bermanfaat untuk penjualan dan optimal toko online milik kita.
· F.Kekurangan Tokopedia
a) Website dan aplikasi Tokopedia kerap mengalami eror.
b) Terlalu sering maintenance, sehingga kerap membuat pengunjung merasa kesal.
c) Error pasca maintenance, efeknya bisa sampai 1 hingga 2 hari dengan keluhan yang bermacam-macam.
d) Tidak adanya fitur blacklist untuk buyer atau pembeli.
e) Sering terjadi perang harga, membandrol produk dengan harga dengan kisaran yang sangat murah. Sehingga memberikan peluang yang sangat kecil pada produk untuk laku dengan kisaran harga yang relatif tinggi.
f) Peluang barang lebih banyak lalu pada member Gold Marchant masih tidak optimal. Hanya memberikan kesan ekslusif dan memiliki tampilan yang sedikit berbeda dari member biasa.
g) Fitur pengelola stok barang masih dirasa kurang optimal, karena saat ada pembeli yang tengah menunggu pembayaran, stok produk tidak secara optimal berkurang.
h) Tidak memiliki fitur diskon yang terbatas waktu.
Komentar
Posting Komentar