permasalahan yang di hadapi pemuda
Tugas Softskill
Permasalahan yang di hadapi Pemuda
Harun
Alrasyid Anwar
52417690
Dosen
: Emilianshah Banowo, S.SOS., MM
Prorgam
Studi Teknik Informatika
Fakultas Teknologi Industri
Universitas Gunadarma
KATA PENGANTAR
Puji
syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmatNya penulis dapat menyelesaikan
tugas permasalahan yang di hadapi pemuda.
Dalam
penyusunan tugas ini penulis telah berusaha semaksimal mungkin sesuai dengan
kemampuan penulis. Namun sebagai manusia biasa penulis tidak luput dari
kesalahan dan kekhilafan baik dari segi teknik penulisan maupun tata
bahasa.Tetapi walaupun demikian penulis berusaha sebisa mungkin menyelesaikan
tugas ini meskipun tersusun sangat sederhana.
Untuk
itu pertama-tama penulis mengucapkan banyak terimakasih kepada Yang Maha Kuasa,
karna tanpa pertolongan dari-Nya sang penulis tidak bisa apa-apa. Juga kepada Emilianshah
Banowo, S.SOS., MM. Semoga ilmu yang
telah kami dapatkan menjadi ilmu yang bermanfaat bagi kehidupan di dunia juga
dapat menjadi pengantar keselamatan di akhirat. Aamiin.
Dengan
demikian semoga tugas ini dapat bermanfaat bagi penulis dan para pembaca pada
umumnya serta dapat meningkatkan pengetahuan pengaruh perkembangan teknologi
terhadap perilaku remaja. Saran serta kritik sangatlah berguna untuk membangun
dan menyempurnakan makalah ini. Terima Kasih.
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR...........................................................................................
DAFTAR ISI.........................................................................................................
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang Masalah......................................................................
B.
Perumusan Masalah.............................................................................
C.
Tujuan Penelitian.................................................................................
BAB II PEMBAHASAN
v Peranan Pemuda dalam Masyarakat .............................................
v Apa saja masalah yang di hadapi pemuda
......................................
v Faktor yang terjadi pada pemuda
....................................................
v Usaha untuk menanggulangi masalah pada pemuda
.......................
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan ..........................................................................................
B. Saran......................................................................................................
DAFTAR PUSTAKA
BAB
I Pendahuluan
Para pemuda
memang berperan penting dalam kemajuan suatu negara, bahkan Bung Karno pernah
mengatakan 'Beri Aku 10 Pemuda, Akan Kuguncang Dunia'.
Untuk itu,
sebagai pemuda harus mempunyai semangat untuk merubah suatu negara lebih maju
lagi. Seperti halnya yang diungkapkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora)
Imam Nahrawi memaparkan, Generasi muda sekarang harus dapat menyikapi
perkembangan yang terjadi di dunia, selalu mengambil sisi positif dari setiap
yang ada meski berbeda, serta meninggalkan sisi negatifnya. Pemuda harus selalu
memiliki semangat jiwa perubahan untuk membangun negara Indonesia yang mandiri,
tetap bersatu dan damai walaupun berbeda agama, suku, budaya, dapat berpikir
rasional, demokratis, tetap kritis dalam menuntaskan segala masalah yang ada di
negara kita.
“Indonesia
dibangun oleh para pendiri bangsa didasarkan atas berbagai sudut pandang dan keberbedaan
atas suku, agama, dan budaya, maka pemuda sekarang harus mampu menyikapi apa
yang ada dengan semangat menyelesaikan masalah secara rasional dan demokratis,
karena pada hakekatnya pemuda sekarang adalah calon-calon pemimpin masa depan
yang mampu menata lebih baik penuh rasa damai dan tetap bersatu,” ungkap
Menpora saat menghadiri pelantikan Pengurus Pusat Empower Youth Indonesia (EYI)
– Great Leader for Great Nation (GLGN) dan Talk Show yang menggugah semangat
kepemudaan dengan tema “Memberdayakan Pemuda Indonesia” dan penandatanganan MoU
dengan Telkom serta Asosiasi Media Digital tentang “Desa Cegah Narkoba” di
Balai Sarwono, Jakarta.
Sayangnya ada
banyak permasalahan pemuda yang krusial seperti narkoba dan pengangguran terus
menghantui para pemuda Indonesia seperti yang disampaikan Ketua Dewan Pembina
EYI Lukman, Data BN menyebutkan bahwa dari 6 juta orang yang terkena narkoba
ada 20% anak muda yaitu pelajar dan mahasiswa. Sedangkan dari data penyerapan
tenaga kerja terjadi banyak penurunan alias terjadi pengangguran, yaitu data
terakhir 2016 dalam setiap pertumbuhan ekonomi 1% hanya mampu menyerap 110 ribu
tenaga kerja dan ada pengangguran sekitar 7 juta jiwa.
“Meski hanya
bagai setitik di tengah lautan permasalahan khususnya yang krusial bangsa, antara
lain; ketimpangan ekonomi, narkoba dan pengangguran, kehadiran EYI-GLGN kita
harapkan dapat berkontribusi, membantu dan memberikan alternatif solusi,”
ungkapnya saat ditemui dalam acara yang sama.
https://www.vemale.com/hot-event/103585-berbagai-masalah-besar-yang-dihadapi-pemuda-indonesia-apa-saja.html
A.
Rumusan
Masalah
1. Apa peranan pemuda dalam masyarakat ?
2. Apa saja masalah pemuda ?
3. Apa faktor yang terjadi pada pemuda ?
4. Apa saja usaha menanggulangi masalah
anak pemuda ?
B. Tujuan
Masalah
1.
Untuk mengetahui peranan pemuda dalam
masyarakat.
2.
Untuk mengetahui apa saja maslah pada pemuda.
3.
Untuk mengetahui faktor yang terjadi pada
pemuda.
4.
Untuk mengetahui apa saja usaha menanggulangi
masalah pada pemuda.
BAB II Pembahasan
v
Peranan Pemuda Dalam Pembangunan
Masyarakat ,Bangsa dan Negara
Dalam hubungannya dengan sosialisasi geenerasi muda
khususnya mahasiswa telah melaksanakan proses sosialisasi dengan baik dan dapat
dijadikan contoh untuk generasi muda, mahasiswa pada khususnya pada saat ini.
Proklamasi kemerdekaan 17 agustus 1945 ternyata perlu
ditebus dengan pengorbanan yang tinggi. Oleh karena segera setelah proklamasi
pemuda Indonesia membentuk organisasi yang bersifat politik maupun militer,
diantaranya KAMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia) yang didirikan oleh
mahasiswa dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia.
KAMI menjadi pelopor pemdobrak kearah kehidupan baru
yang kemudian dikenal dengan nama orde baru (ORBA). Barang siapa menguasai
generasi muda, berarti menguasai masa depan suatu bangsa, demikian bunyi suatu
pepatah. Berarti masa depan suatu bangsa itu terletak ditangan generasi mudas.
Kalau dilihat lebih mendalam, mahsiswa pada garis besarnya mempunyai peranan sebagai :
Kalau dilihat lebih mendalam, mahsiswa pada garis besarnya mempunyai peranan sebagai :
- Agent of change
- Agent of development
- Agent of modernization
Sebagai agent of change, mahasiswa bertugas untuk
mengadakan perubahan-perubahan dalam masyarakat kearah perubahan yang lebih
baik. Sedangkan agent of development, mahasiswa bertugas untuk melancarkan
pembangunan di segala bidang, baik yang bersifat fisik maupun non fisik.Sebagai
agent of modernization, mahasiswa bertugas dan bertindak sebagai pelopor dalam
pembahruan.
v Masalah yang terjadi pada pemuda
Masalah yang dihadapi generasi muda sebenarnya tidak
terpisah dari masalah secara umum yang berkembang ditengah-tengah masyarakat,
karena pada hakekatnya generasi muda merupakan bagian yang tak terpisahkan dari
masyarakat yang ditentukan oleh faktor dan keadaan yang ada pada generasi muda
itu sendiri serta kondisi masyarakat yang bersangkutan.
Masalah-masalah
yang dihadapi generasi muda saat ini antara lain :
a.
Menurunnya
jiwa idealisme, patriotisme dan nasionalisme di kalangan masyarakat termasuk
generasi muda.
b.
Belum
seimbangnya jumlah generasi muda dengan fasilitas pendidikan dan pembinaan yang
tersedia, baik yang formal maupun non formal. Tingginya jumlah putus sekolah
yang diakibatkan oleh berbagai sebab yang bukan hanya merugikan generasi muda
itu sendiri, tapi juga merugikan seluruh bangsa.
c.
Masih
banyaknya perkawinan dibawah umur, terutama di kalangan masyarakat daerah
pedesaan.
d.
Pacaran yang
tidak sehat dan tidak mengikuti Norma Agama dan Adat Istiadat yang ada.
e.
Perbedaan
pandangan dan sistem nilai antara generasi muda dan generasi sebelumnya
f.
Meningkatnya
kenakalan remaja termasuk penyalahgunaan narkotika.
g.
Penggunaan
tenaga kerja dibawah umur.
Dari masalah-masalah tersebut diatas mempunyai kaitan
sangat erat dengan permasalahan menyiapkan generasi muda untuk mendukung dan
mengisi kemerdekaan Republik Indonesia.
Generasi muda sering merasa mempunyai skala nilai
tersendiri dan merasa mampu memandang persoalan dari berbagai segi, namun hal
ini tidak berarti generasi muda sudah memiliki pegangan sikap yang jelas,
sebaliknya khususnya dalam masa remajanya generasi muda masih dalam kondisi sangat
labil. Sehingga tidak jarang generasi muda merasa bingung dalam menghadapi
gejala-gejala pertumbuhan fisik maupun biologis. Gejala tersebut menjadi
semakin rawan dalam menghadapi transisi nilai sosio budaya yang melanda
masyarakat sebagai akibat pengaruh globalisasi.
Laju perkembangan dan modernisasi serta derasnya arus
komunikasi masa berupa kemudahan-kemudahan dalam kontrak antar suku dan bangsa
telah menggoyahkan tata nilai dan norma-norma. Dalam keadaan demikian generasi
muda cenderung melupakan nilai-nilai tradisional yang sering disamakan dengan
kekolotan dan lebih mudah terpengaruh oleh budaya-budaya barat.
Meskipun selama ini telah dilakukan berbagai upaya
serta telah dibuat berbagai pola pembinaan generasi muda yang sifatnya umum dan
seragam, namun dalam era penerapan dan pendekatannya perlu diperhatikan, bahwa
generasi muda tidak merupakan suatu kelompok yang homogen, tetapi berasal dari
masyarakat Indonesia yang sifatnya pluralistis. Hal tersebut banyak dipengaruhi
beberapa faktor yang meliputi :
a.
Perbedaan
latar belakang keagamaan, kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan kebudayaan
b.
Perbedaan
masyarakat kota dan desa
c.
Perbedaan
strata kehidupan sosial ekonomi
d.
Perbedaan
tingkat pendidikan keilmuan dan keterampilan.
Berdasarkan
dari permasalahan yang dihadapi oleh generasi muda dan permasalahan pada
pembangunan Negara Kesatuan Republik Indonesia, maka perhatian kita selanjutnya
tertuju pada sosok generasi yang diharapkan dapat mendukung pembangunan.
Generasi muda sebagai sumber daya manusia adalah
keberhasilan pembangunan bangsa. Kita bisa menyimak keberhasilan negara-negara
maju seperti Amerika, Jerman dan Jepang dimana kemajuannya banyak ditentukan
oleh mutu sumber daya manusianya. Sumber daya manusia bermutu yang mampu
memajukan negaranya adalah manusia yang berpendidikan, berketerampilan tinggi
dan menguasai Iptek. Dengan demikian pendidikan merupakan kebutuhan mendasar
dalam upaya peningkatan mutu sumber daya manusia.
Generasi muda yang diharapkan dalam pembangunan dewasa
ini sangatlah penting sebagai generasi penerus bangsa dalam mengisi pembangunan
dan kemerdekaan, dengan jalan mengembangkan bakat dan minat serta karakter
generasi muda untuk mendukung terwujudnya Negeri Maritim Nusantara. Negeri
Indonesia tercinta.
v Faktor yang terjadi pada masalah pemuda
- Kurang dalam mengendalikan diri
Dalam hal ini kita melibatkan keluarga karena keluarga
merupakan tempat awal seorang remaja membentuk karakter . Disini peran orang
tua sangat mempengaruhi perkembangan remaja dalam mengendalikan diri , orang
tua bukan hanya memberikan penjelasan tentang nilai sosial (baik buruknya suatu
perbuatan) tapi juga memberikan suatu contoh perbuatan yang dapat dicontoh oleh
remaja tersebut sehingga ketika remaja sudah berada dilingkup sosial yang lebih
luas contohnya masyarakat , remaja tersebut akan terbiasa melakukan sama
seperti apa yang dicontohkan oleh orang tuanya .
- Kurang masa bersama keluarga
Meluangkan waktu sejenak untuk berkumpul bersama
keluarga merupakan hal kecil yang mempengaruhi perkembangan remaja diluar
karena pada saat seperti inilah masing-masing anggota keluarga menceritakan
masalah kepada orang tua atau orang yang lebih tua didalam keluarga tersebut
demi mendapat sebuah solusi yang benar . Karena banyak faktor remaja melakukan
hal negatif adalah karena jarangnya meluangkan waktu untuk berkumpul bersama
keluarga dengan alasan orang tua bekerja dan sibuk dengan urusan lain, jika
didiamkan begitu saja remaja tidak mendapat teman untuk menceritakan masalah
yang dihadapinya sehingga remaja mencari jalan keluarnya sendiri yang
menurutnya benar dan tak jarang dari keputusan itulah dapat mengorbankan orang
lain .
- Masalah ekonomi keluarga
Keluarga miskin mungkin tidak memiliki kemampuan untuk
menyediakan pendidikan sempurna kepada anak. Makanan dan minuman , tempat
kediaman serta kesehatan yang memadai. Faktor inilah yang mendorong remaja
untuk mengambil sesuatu yang bukan haknya atau mencuri milik orang lain untuk
memenuhi kebutuhannya dan hal ini akan terus meningkat ke arah yang lebih
ekstrim jika dibiarkan seperti menghilangkan nyawa orang lain demi suatu hal
yang diinginkannya .
v Cara menanggulangi masalah pemuda
Disarankan agar adanya pengawasan
terhadap majunya teknologi,karena teknologi yang semakin maju menimbulkan
resiko penyalahgunaan, sebab selain informasi, banyak juga hal-hal negatif dari
adanya kemajuan teknologi. Menanamkan mental generasi muda,karena banyak pemuda
yang justru tidak mencintai tanah airnya sendiri pemberlakuan sanksi, sekecil apapun pelanggaran
hukum,harus ada sanksi agar tidak ditiru oleh generasi muda mendidik kejujuran
mulai dini,karena generasi muda adalah calon pemimpin negeri,dan diharapkan
tidak akan terjadi korupsi dimasa mendatang
BAB III
Penutup
A.
Kesimpulan
Masalah-masalah generasi muda diantaranya
adalah menurunnya jiwa nasionalisme, kekurangpastian yang dialami oleh
generasi muda terhadap masa depannya, belum seimbangnya antara jumlah generasi
muda dengan fasilitas pendidikan yang tersedia, tingginya jumlah putus sekolah,
kekurangan lapangan kerja, kurangnya gizi yang menghambat perkembangan
kecerdasan, banyaknya perkawinan dibawah umur, penyalahgunaan obat
narkotika dan zat adiktif, masih adanya anak-anak yang hidup menggelandang,
pergaulan bebas diantara muda-mudi yang menunjukkan gejala penyimpangan
perilaku (deviant behavior), masuknya budaya barat (westernisasi culture), dan
masih merajalelanya kenakalan remaja.
Faktor
penyebab permasalahan pemuda adalah kurang dalam mengendalikan diri, kurang
masa bersama keluarga, dan masalah ekonomi keluarga.
B.Saran
1. ajak pemuda ke jalan yang baik dan benar.
2. jauhi pemuda dari narkoba.
Daftar Pustaka

Komentar
Posting Komentar